Ngekek…..Dah…


Advertisements

Kerupuk di Fakultas


Mengapa  tak kau hormati hak kami

Mengapa hanya kau tuntut kewajiban kami

Menyusun sesuai urutan waktu

dan sudah jelas mata kuliah itu

tapi tak kau sebut siapa pengampu

Inikah yang kau sebut keterbukaan

Itukah yang disebut kebijakan

 

Seorang mahasiswa mengadu ketidak  ketidaktepatan

Pengampu kebijakan hanya menertawakan

Seorang mahasiswa meminta bantuan

Sudahlah lupakan, itu bukan bagian

Inikah yang kau sebut sebagai menghargai

Itukah yang disebut keadilan

 

Kejujuran dan kebaikan tak pernah terkalahkan

Dimanapun dan kapan pun pasti ada jalan

Sekarang kau bisa menertawakan

Entah besok atau lusa kau akan merasakan

 

 

By: AS 2011

 

 

 

 

 

Meski Lebih Tua, tapi Tak Layak Dihormati


Benar kau atasan kami

Benar kau pemimpin kami

Namun benarkah kau layak kami contoh

Namun benarkah kau layak kami hargai

Layak kah kau kami hormati

Tak urung kau hanya seperti sandal di bawah kaki

 

 

Perilaku mu layaknya bajingan

Ucapanmu tak pernah dipikirkan

Pakaianmu rapi berdasi,  rambutmu bikin lalat terpeleset mati

Sekolah sampai luar negeri

tapi kau tak punya hati, otakmu terpatri

Tak bisa merasa dan tak bisa berpikir

Matamu tertutup kacamata sapi pedati

Tak bisa kau melihat samping kanan kiri

maka tak bisa kau hargai kami

Sungguh menjijikan

 

 

Mungkin kau dibesarkan oleh batu

maka hatimu juga membatu

tak pernah mendapat kasih sayang seorang ibu

Sehingga tak merasakan bagaimana ditinggal ibu

Saat ku datang kepadamu

hanya tawamu menjawab permintaanku

Terimakasih semoga air memercik dihatimu

sehingga tak terulang pada teman- temanku