Harmoni Ekologi


Burung burung berenang
Melayang di balik awan
Selaraskan udara yang berlari
Sejenak menyapa sang ranting
Berkicau memanggil sunyinya air danau

Langit tiada ingin kalah
Sedikit mengerutkan wajahnya
Membuat sang awan menjatuhkan bebanya
Denting air menari dengan anggunya
Menggugah sang katak yang terlelap
dan harmoni alampun mulai dinyanikan

Angin hadir diwaktu yang tepat
Mengajak dedaunan berbalet
Skuadron koi menghiasi langitnya
dan pestapun berlangsung bersahaja

~AS/160125

Advertisements

Ngguyu sik lah


Ahhh…entahlah ketawa dulu (smile)

Apa yang ada dalam pikiranmu

Kau bilang bisa membuatmu melayang

Kau bilang tidak bisa tidur karenanya

Kau bilang bisa menangis karenanya

Kau bilang nyaman disampingnya

Senang akan hadirnya

Selalu menantikan senyumanya

(Ahh…lagunya Letto ni)

Selalu menanti sapanya

(Lhah kenapa harus disapa)

Berada didekatnya

Mengalahkan alkohol mabuknya

Ahh…apa iya..

Ahh…ku tak setuju

Sudahlah….belum aku mengerti

Itukah yang kausebut….

(Terserah kau menyebut)

Aku tak tahu kata itu

(Belum pernah bertemu)

Ya mungkin suatu kala bertemu

Berjabat tangan saja belum pernah

Lhah bagaimana aku bisa kenal

(Kenalan donk ah..gimana sih)

Ahh…mungkin lain waktu

Buat apa kau menangis

Terlalu berharga lisozim air matamu

Sayang bakteri berharga dimatamu

Buat apa kau bersedih

Keindahan selalu hadir disampingmu

(Jika kau mampu melihat)

Buat apa kau berkhayal

Lha wong sudah jelas wujudnya didepanmu

Ya….mungkin aku sedang bermimpi

Dan sekarang berada di dunia nyata

Ahh…apakah jiwa dan pikiranmu tertinggal disana

Terlalu banyak kata tiada kunjung dapat kalimat

Terlalu banyak supplay tiada kau dapat energi

Terlalu banyak makan gemuklah engkau

Hahaha kok serius amat bacanya

Jangankan harum semerbak

Primirdiapun tiada pernah keluar

Ahh….sudahlah kurang pupuknya siii…

Bagaimana kau tahu kurang pupuk

Lha wong media tanamnya aja tak ada

Hahahaha ada ada saja lho kamu ini

~AS/5/16/1