Sinau


Manusia belum tentu konstan berlaku sebagai manusia, bisa juga pada momentum tertentu, pada kondisi psikologis tertentu, pada kondisi sosial tertentu, pada peristiwa tertentu berlaku sebagai monster, kanibal, hewan, setan atau iblis.

 

~Kitab Ketentraman (EAN)

Tiada kutemukan jejakmu


mencoba bertanya kemana dan dimana

siapakah yang melihatnya

adakah yang pernah disapa olehnya

adakah yang secara tidak sengaja berpapasan denganya

mencoba mencari namun belum jua kutemui

tanah kering, kerikil dan debu

namun tiada kulihat jua jejakmu

wahai tanah apakah engkau marah

wahai kerikil apakah tak terpanggil

wahai debu akan selalukah engkau membisu

wahai angin akankah engkau membawa kabarnya

wahai air akankah engkau selalu hadir

memberikan tanda ia berada

tidak semua tetap adanya

seperti sedia kala

dan tiada kutemui setitik pun tandanya

telah lenyapkah engkau jejak

atau sudah nan jauh kah diri ini tertinggal

atau sudah nan jauh kah diri ini berbeda arah

sudah menjauh kah dari mu

kehilangan akan jejakmu…..

 

 

~AS/16/05/06